selamat datang di blog Loly welcome,,

Jumat, 05 Maret 2010

Firewall


Firewall atau tembok-api adalah sebuah sistem atau perangkat yang mengizinkan lalu lintas jaringan yang dianggap aman untuk melaluinya dan mencegah lalu lintas jaringan yang tidak aman. Umumnya, sebuah tembok-api diterapkan dalam sebuah mesin terdedikasi, yang berjalan pada pintu gerbang (gateway) antara jaringan lokal dan jaringan lainnya. Tembok-api umumnya juga digunakan untuk mengontrol akses terhadap siapa saja yang memiliki akses terhadap jaringan pribadi dari pihak luar. Saat ini, istilah firewall menjadi istilah lazim yang merujuk pada sistem yang mengatur komunikasi antar dua jaringan yang berbeda. Mengingat saat ini banyak perusahaan yang memiliki akses ke Internet dan juga tentu saja jaringan berbadan hukum di dalamnya, maka perlindungan terhadap modal digital perusahaan tersebut dari serangan para peretas, pemata-mata, ataupun pencuri data lainnya, menjadi hakikat.
Jenis-jenis Firewall
http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/thumb/b/b4/Firewall-TaksonomiFirewall.png/200px-Firewall-TaksonomiFirewall.png
http://bits.wikimedia.org/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png
Taksonomi Firewall
Firewall terbagi menjadi dua jenis, yakni sebagai berikut
Fungsi Firewall
Secara fundamental, firewall dapat melakukan hal-hal berikut:
  • Mengatur dan mengontrol lalu lintas jaringan
  • Melakukan autentikasi terhadap akses
  • Melindungi sumber daya dalam jaringan privat
  • Mencatat semua kejadian, dan melaporkan kepada administrator
Mengatur dan Mengontrol Lalu lintas jaringan
Fungsi pertama yang dapat dilakukan oleh firewall adalah firewall harus dapat mengatur dan mengontrol lalu lintas jaringan yang diizinkan untuk mengakses jaringan privat atau komputer yang dilindungi oleh firewall. Firewall melakukan hal yang demikian, dengan melakukan inspeksi terhadap paket-paket dan memantau koneksi yang sedang dibuat, lalu melakukan penapisan (filtering) terhadap koneksi berdasarkan hasil inspeksi paket dan koneksi tersebut.
Proses inspeksi Paket
Inspeksi paket ('packet inspection) merupakan proses yang dilakukan oleh firewall untuk 'menghadang' dan memproses data dalam sebuah paket untuk menentukan bahwa paket tersebut diizinkan atau ditolak, berdasarkan kebijakan akses (access policy) yang diterapkan oleh seorang administrator. Firewall, sebelum menentukan keputusan apakah hendak menolak atau menerima komunikasi dari luar, ia harus melakukan inspeksi terhadap setiap paket (baik yang masuk ataupun yang keluar) di setiap antarmuka dan membandingkannya dengan daftar kebijakan akses. Inspeksi paket dapat dilakukan dengan melihat elemen-elemen berikut, ketika menentukan apakah hendak menolak atau menerima komunikasi:
  • Alamat IP dari komputer sumber
  • Port sumber pada komputer sumber
  • Alamat IP dari komputer tujuan
  • Port tujuan data pada komputer tujuan
  • Protokol IP
  • Informasi header-header yang disimpan dalam paket
Koneksi dan Keadaan Koneksi
Agar dua host TCP/IP dapat saling berkomunikasi, mereka harus saling membuat koneksi antara satu dengan lainnya. Koneksi ini memiliki dua tujuan:
  1. Komputer dapat menggunakan koneksi tersebut untuk mengidentifikasikan dirinya kepada komputer lain, yang meyakinkan bahwa sistem lain yang tidak membuat koneksi tidak dapat mengirimkan data ke komputer tersebut. Firewall juga dapat menggunakan informasi koneksi untuk menentukan koneksi apa yang diizinkan oleh kebijakan akses dan menggunakannya untuk menentukan apakah paket data tersebut akan diterima atau ditolak.
  2. Koneksi digunakan untuk menentukan bagaimana cara dua host tersebut akan berkomunikasi antara satu dengan yang lainnya (apakah dengan menggunakan koneksi connection-oriented, atau connectionless).
http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/thumb/0/07/Ilustrasi-Firewall2.png/200px-Ilustrasi-Firewall2.png
http://bits.wikimedia.org/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png
Ilustrasi mengenai percakapan antara dua buah host
Kedua tujuan tersebut dapat digunakan untuk menentukan keadaan koneksi antara dua host tersebut, seperti halnya cara manusia bercakap-cakap. Jika Amir bertanya kepada Aminah
mengenai sesuatu, maka Aminah akan meresponsnya dengan jawaban yang sesuai dengan pertanyaan yang diajukan oleh Amir; Pada saat Amir melontarkan pertanyaannya kepada Aminah, keadaan percakapan tersebut adalah Amir menunggu respons dari Aminah. Komunikasi di jaringan juga mengikuti cara yang sama untuk memantau keadaan percakapan komunikasi yang terjadi.
Firewall dapat memantau informasi keadaan koneksi untuk menentukan apakah ia hendak mengizinkan lalu lintas jaringan. Umumnya hal ini dilakukan dengan memelihara sebuah tabel keadaan koneksi (dalam istilah firewall: state table) yang memantau keadaan semua komunikasi yang melewati firewall. Dengan memantau keadaan koneksi ini, firewall dapat menentukan apakah data yang melewati firewall sedang "ditunggu" oleh host yang dituju, dan jika ya, aka mengizinkannya. Jika data yang melewati firewall tidak cocok dengan keadaan koneksi yang didefinisikan oleh tabel keadaan koneksi, maka data tersebut akan ditolak. Hal ini umumnya disebut sebagai Stateful Inspection.
Stateful Packet Inspection
Ketika sebuah firewall menggabungkan stateful inspection dengan packet inspection, maka firewall tersebut dinamakan dengan Stateful Packet Inspection (SPI). SPI merupakan proses inspeksi paket yang tidak dilakukan dengan menggunakan struktur paket dan data yang terkandung dalam paket, tapi juga pada keadaan apa host-host yang saling berkomunikasi tersebut berada. SPI mengizinkan firewall untuk melakukan penapisan tidak hanya berdasarkan isi paket tersebut, tapi juga berdasarkan koneksi atau keadaan koneksi, sehingga dapat mengakibatkan firewall memiliki kemampuan yang lebih fleksibel, mudah diatur, dan memiliki skalabilitas dalam hal penapisan yang tinggi.
Salah satu keunggulan dari SPI dibandingkan dengan inspeksi paket biasa adalah bahwa ketika sebuah koneksi telah dikenali dan diizinkan (tentu saja setelah dilakukan inspeksi), umumnya sebuah kebijakan (policy) tidak dibutuhkan untuk mengizinkan komunikasi balasan karena firewall tahu respons apa yang diharapkan akan diterima. Hal ini memungkinkan inspeksi terhadap data dan perintah yang terkandung dalam sebuah paket data untuk menentukan apakah sebuah koneksi diizinkan atau tidak, lalu firewall akan secara otomatis memantau keadaan percakapan dan secara dinamis mengizinkan lalu lintas yang sesuai dengan keadaan. Ini merupakan peningkatan yang cukup signifikan jika dibandingkan dengan firewall dengan inspeksi paket biasa. Apalagi, proses ini diselesaikan tanpa adanya kebutuhan untuk mendefinisikan sebuah kebijakan untuk mengizinkan respons dan komunikasi selanjutnya. Kebanyakan firewall modern telah mendukung fungsi ini.
Melakukan autentikasi terhadap akses
Fungsi fundamental firewall yang kedua adalah firewall dapat melakukan autentikasi terhadap akses.
Protokol TCP/IP dibangun dengan premis bahwa protokol tersebut mendukung komunikasi yang terbuka. Jika dua host saling mengetahui alamat IP satu sama lainnya, maka mereka diizinkan untuk saling berkomunikasi. Pada awal-awal perkembangan Internet, hal ini boleh dianggap sebagai suatu berkah. Tapi saat ini, di saat semakin banyak yang terhubung ke Internet, mungkin kita tidak mau siapa saja yang dapat berkomunikasi dengan sistem yang kita miliki. Karenanya, firewall dilengkapi dengan fungsi autentikasi dengan menggunakan beberapa mekanisme autentikasi, sebagai berikut:
  • Firewall dapat meminta input dari pengguna mengenai nama pengguna (user name) serta kata kunci (password). Metode ini sering disebut sebagai extended authentication atau xauth. Menggunakan xauth pengguna yang mencoba untuk membuat sebuah koneksi akan diminta input mengenai nama dan kata kuncinya sebelum akhirnya diizinkan oleh firewall. Umumnya, setelah koneksi diizinkan oleh kebijakan keamanan dalam firewall, firewall pun tidak perlu lagi mengisikan input password dan namanya, kecuali jika koneksi terputus dan pengguna mencoba menghubungkan dirinya kembali.
  • Metode kedua adalah dengan menggunakan sertifikat digital dan kunci publik. Keunggulan metode ini dibandingkan dengan metode pertama adalah proses autentikasi dapat terjadi tanpa intervensi pengguna. Selain itu, metode ini lebih cepat dalam rangka melakukan proses autentikasi. Meskipun demikian, metode ini lebih rumit implementasinya karena membutuhkan banyak komponen seperti halnya implementasi infrastruktur kunci publik.
  • Metode selanjutnya adalah dengan menggunakan Pre-Shared Key (PSK) atau kunci yang telah diberitahu kepada pengguna. Jika dibandingkan dengan sertifikat digital, PSK lebih mudah diimplenentasikan karena lebih sederhana, tetapi PSK juga mengizinkan proses autentikasi terjadi tanpa intervensi pengguna. Dengan menggunakan PSK, setiap host akan diberikan sebuah kunci yang telah ditentukan sebelumnya yang kemudian digunakan untuk proses autentikasi. Kelemahan metode ini adalah kunci PSK jarang sekali diperbarui dan banyak organisasi sering sekali menggunakan kunci yang sama untuk melakukan koneksi terhadap host-host yang berada pada jarak jauh, sehingga hal ini sama saja meruntuhkan proses autentikasi. Agar tercapai sebuah derajat keamanan yang tinggi, umumnya beberapa organisasi juga menggunakan gabungan antara metode PSK dengan xauth atau PSK dengan sertifikat digital.
Dengan mengimplementasikan proses autentikasi, firewall dapat menjamin bahwa koneksi dapat diizinkan atau tidak. Meskipun jika paket telah diizinkan dengan menggunakan inspeksi paket (PI) atau berdasarkan keadaan koneksi (SPI), jika host tersebut tidak lolos proses autentikasi, paket tersebut akan dibuang.
Melindungi sumber daya dalam jaringan privat
Salah satu tugas firewall adalah melindungi sumber daya dari ancaman yang mungkin datang. Proteksi ini dapat diperoleh dengan menggunakan beberapa peraturan pengaturan akses (access control), penggunaan SPI, application proxy, atau kombinasi dari semuanya untuk mencegah host yang dilindungi dapat diakses oleh host-host yang mencurigakan atau dari lalu lintas jaringan yang mencurigakan. Meskipun demikian, firewall bukanlah satu-satunya metode proteksi terhadap sumber daya, dan mempercayakan proteksi terhadap sumber daya dari ancaman terhadap firewall secara eksklusif adalah salah satu kesalahan fatal. Jika sebuah host yang menjalankan sistem operasi tertentu yang memiliki lubang keamanan yang belum ditambal dikoneksikan ke Internet, firewall mungkin tidak dapat mencegah dieksploitasinya host tersebut oleh host-host lainnya, khususnya jika exploit tersebut menggunakan lalu lintas yang oleh firewall telah diizinkan (dalam konfigurasinya). Sebagai contoh, jika sebuah packet-inspection firewall mengizinkan lalu lintas HTTP ke sebuah web server yang menjalankan sebuah layanan web yang memiliki lubang keamanan yang belum ditambal, maka seorang pengguna yang "iseng" dapat saja membuat exploit untuk meruntuhkan web server tersebut karena memang web server yang bersangkutan memiliki lubang keamanan yang belum ditambal. Dalam contoh ini, web server tersebut akhirnya mengakibatkan proteksi yang ditawarkan oleh firewall menjadi tidak berguna. Hal ini disebabkan oleh firewall yang tidak dapat membedakan antara request HTTP yang mencurigakan atau tidak. Apalagi, jika firewall yang digunakan bukan application proxy. Oleh karena itulah, sumber daya yang dilindungi haruslah dipelihara dengan melakukan penambalan terhadap lubang-lubang keamanan, selain tentunya dilindungi oleh firewall.

Cara kerja firewall
= Cara Kerja Firewall =
== Packet-Filter Firewall ==
[[Berkas:Firewall-ContohAccessControl.png|thumb|right|200px|Contoh pengaturan akses (''access control'') yang diterapkan dalam firewall]]
Pada bentuknya yang paling sederhana, sebuah firewall adalah sebuah [[router]] atau [[komputer]] yang dilengkapi dengan dua buah NIC (Network Interface Card, kartu antarmuka jaringan) yang mampu melakukan penapisan atau penyaringan terhadap [[Paket Jaringan|paket-paket]] yang masuk. Perangkat jenis ini umumnya disebut dengan ''packet-filtering router''.

Firewall jenis ini bekerja dengan cara membandingkan alamat sumber dari paket-paket tersebut dengan kebijakan pengontrolan akses yang terdaftar dalam [[Access Control List]] firewall, router tersebut akan mencoba memutuskan apakah hendak meneruskan paket yang masuk tersebut ke tujuannya atau menghentikannya. Pada bentuk yang lebih sederhana lagi, firewall hanya melakukan pengujian terhadap [[Pengalamatan IP|alamat IP]] atau [[Penamaan Domain Komputer|nama domain]] yang menjadi sumber paket dan akan menentukan apakah hendak meneruskan atau menolak paket tersebut. Meskipun demikian, packet-filtering router tidak dapat digunakan untuk memberikan akses (atau menolaknya) dengan menggunakan basis hak-hak yang dimiliki oleh pengguna.
[[Berkas:Firewall-PacketFilteringFirewall.png|thumb|right|200px|Cara kerja packet filter firewall]]
Packet-filtering router juga dapat dikonfigurasikan agar menghentikan beberapa jenis lalu lintas jaringan dan tentu saja mengizinkannya. Umumnya, hal ini dilakukan dengan mengaktifkan/menonaktifkan [[Port TCP dan UDP|port TCP/IP]] dalam sistem firewall tersebut. Sebagai contoh, port 25 yang digunakan oleh [[SMTP|Protokol SMTP]] (''Simple Mail Transfer Protocol'') umumnya dibiarkan terbuka oleh beberapa firewall untuk mengizinkan [[e-mail|surat elektronik]] dari Internet masuk ke dalam jaringan privat, sementara port lainnya seperti port 23 yang digunakan oleh [[Protokol Telnet]] dapat dinonaktifkan untuk mencegah pengguna Internet untuk mengakses layanan yang terdapat dalam jaringan privat tersebut. Firewall juga dapat memberikan semacam pengecualian (''exception'') agar beberapa aplikasi dapat melewati firewall tersebut. Dengan menggunakan pendekatan ini, keamanan akan lebih kuat tapi memiliki kelemahan yang signifikan yakni kerumitan konfigurasi terhadap firewall: daftar Access Control List firewall akan membesar seiring dengan banyaknya alamat IP, nama domain, atau port yang dimasukkan ke dalamnya, selain tentunya juga exception yang diberlakukan.

== Circuit Level Gateway ==
[[Berkas:Firewall-CircuitLevelFirewall.png|thumb|right|200px|Cara kerja circuit level firewall]]
Firewall jenis lainnya adalah Circuit-Level Gateway, yang umumnya berupa komponen dalam sebuah [[Proxy Server|proxy server]]. Firewall jenis ini beroperasi pada level yang lebih tinggi dalam [[OSI Reference Model|model referensi tujuh lapis OSI]] (bekerja pada lapisan sesi/session layer) daripada Packet Filter Firewall. Modifikasi ini membuat firewall jenis ini berguna dalam rangka menyembunyikan informasi mengenai jaringan terproteksi, meskipun firewall ini tidak melakukan penyaringan terhadap paket-paket individual yang mengalir dalam koneksi.

Dengan menggunakan firewall jenis ini, koneksi yang terjadi antara pengguna dan jaringan pun disembunyikan dari pengguna. Pengguna akan dihadapkan secara langsung dengan firewall pada saat proses pembuatan koneksi dan firewall pun akan membentuk koneksi dengan sumber daya jaringan yang hendak diakses oleh pengguna setelah mengubah alamat IP dari paket yang ditransmisikan oleh dua belah pihak. Hal ini mengakibatkan terjadinya sebuah sirkuit virtual (''virtual circuit'') antara pengguna dan sumber daya jaringan yang ia akses.

Firewall ini dianggap lebih aman dibandingkan dengan Packet-Filtering Firewall, karena pengguna eksternal tidak dapat melihat alamat IP jaringan internal dalam paket-paket yang ia terima, melainkan alamat IP dari firewall. Protokol yang populer digunakan sebagai Circuit-Level Gateway adalah [[Protokol SOCKS v5|SOCKS v5]].

== Application Level Firewall ==
[[Berkas:Firewall-ApplicationLayerFirewall.png|thumb|right|200px|Application Level Firewall (disebut juga sebagai ''application proxy'' atau ''application level gateway'')]]
Firewall jenis lainnya adalah Application Level Gateway (atau Application-Level Firewall atau sering juga disebut sebagai Proxy Firewall), yang umumnya juga merupakan komponen dari sebuah proxy server. Firewall ini tidak mengizinkan paket yang datang untuk melewati firewall secara langsung. Tetapi, aplikasi proxy yang berjalan dalam komputer yang menjalankan firewall akan meneruskan permintaan tersebut kepada layanan yang tersedia dalam jaringan privat dan kemudian meneruskan respons dari permintaan tersebut kepada komputer yang membuat permintaan pertama kali yang terletak dalam jaringan publik yang tidak aman.

Umumnya, firewall jenis ini akan melakukan autentikasi terlebih dahulu terhadap pengguna sebelum mengizinkan pengguna tersebut untuk mengakses jaringan. Selain itu, firewall ini juga mengimplementasikan mekanisme auditing dan pencatatan (logging) sebagai bagian dari kebijakan keamanan yang diterapkannya. Application Level Firewall juga umumnya mengharuskan beberapa konfigurasi yang diberlakukan pada pengguna untuk mengizinkan mesin klien agar dapat berfungsi. Sebagai contoh, jika sebuah proxy [[Protokol FTP|FTP]] dikonfigurasikan di atas sebuah application layer gateway, proxy tersebut dapat dikonfigurasikan untuk mengizinlan beberapa perintah FTP, dan menolak beberapa perintah lainnya. Jenis ini paling sering diimplementasikan pada proxy [[Protokol SMTP|SMTP]] sehingga mereka dapat menerima surat elektronik dari luar (tanpa menampakkan alamat e-mail internal), lalu meneruskan e-mail tersebut kepada e-mail server dalam jaringan. Tetapi, karena adanya pemrosesan yang lebih rumit, firewall jenis ini mengharuskan komputer yang dikonfigurasikan sebagai application gateway memiliki spesifikasi yang tinggi, dan tentu saja jauh lebih lambat dibandingkan dengan packet-filter firewall.

== NAT Firewall ==
NAT (Network Address Translation) Firewall secara otomatis menyediakan proteksi terhadap sistem yang berada di balik firewall karena NAT Firewall hanya mengizinkan koneksi yang datang dari komputer-komputer yang berada di balik firewall. Tujuan dari NAT adalah untuk melakukan ''multiplexing'' terhadap lalu lintas dari jaringan internal untuk kemudian menyampaikannya kepada jaringan yang lebih luas (MAN, WAN atau Internet) seolah-olah paket tersebut datang dari sebuah alamat IP atau beberapa alamat IP. NAT Firewall membuat tabel dalam memori yang mengandung informasi mengenai koneksi yang dilihat oleh firewall. Tabel ini akan memetakan alamat jaringan internal ke alamat eksternal. Kemampuan untuk menaruh keseluruhan jaringan di belakang sebuah alamat IP didasarkan terhadap pemetaan terhadap port-port dalam NAT firewall.

Lihat juga: [[Network Address Translation]]

== Stateful Firewall ==
[[Berkas:Firewall-StatefulFirewall.png|thumb|right|200px|Cara kerja stateful firewall]]
Stateful Firewall merupakan sebuah firewall yang menggabungkan keunggulan yang ditawarkan oleh packet-filtering firewall, NAT Firewall, Circuit-Level Firewall dan Proxy Firewall dalam satu sistem. Stateful Firewall dapat melakukan filtering terhadap lalu lintas berdasarkan karakteristik paket, seperti halnya packet-filtering firewall, dan juga memiliki pengecekan terhadap sesi koneksi untuk meyakinkan bahwa sesi koneksi yang terbentuk tersebut diizinlan. Tidak seperti Proxy Firewall atau Circuit Level Firewall, Stateful Firewall umumnya didesain agar lebih transparan (seperti halnya packet-filtering firewall atau NAT firewall). Tetapi, stateful firewall juga mencakup beberapa aspek yang dimiliki oleh application level firewall, sebab ia juga melakukan inspeksi terhadap data yang datang dari lapisan aplikasi (application layer) dengan menggunakan layanan tertentu. Firewall ini hanya tersedia pada beberapa firewall kelas atas, semacam Cisco PIX. Karena menggabungkan keunggulan jenis-jenis firewall lainnya, stateful firewall menjadi lebih kompleks.

== Virtual Firewall ==
Virtual Firewall adalah sebutan untuk beberapa firewall logis yang berada dalam sebuah perangkat fisik (komputer atau perangkat firewall lainnya). Pengaturan ini mengizinkan beberapa jaringan agar dapat diproteksi oleh sebuah firewall yang unik yang menjalankan kebijakan keamanan yang juga unik, cukup dengan menggunakan satu buah perangkat. Dengan menggunakan firewall jenis ini, sebuah ISP ([[Internet Service Provider]]) dapat menyediakan layanan firewall kepada para pelanggannya, sehingga mengamankan lalu lintas jaringan mereka, hanya dengan menggunakan satu buah perangkat. Hal ini jelas merupakan penghematan biaya yang signifikan, meski firewall jenis ini hanya tersedia pada firewall kelas atas, seperti Cisco PIX 535.

== Transparent Firewall ==
Transparent Firewall (juga dikenal sebagai bridging firewall) bukanlah sebuah firewall yang murni, tetapi ia hanya berupa turunan dari stateful Firewall. Daripada firewall-firewall lainnya yang beroperasi pada lapisan IP ke atas, transparent firewall bekerja pada lapisan Data-Link Layer, dan kemudian ia memantau lapisan-lapisan yang ada di atasnya. Selain itu, transparent firewall juga dapat melakukan apa yang dapat dilakukan oleh packet-filtering firewall, seperti halnya stateful firewall dan tidak terlihat oleh pengguna (karena itulah, ia disebut sebagai Transparent Firewall).

Intinya, transparent firewall bekerja sebagai sebuah bridge yang bertugas untuk menyaring lalu lintas jaringan antara dua segmen jaringan. Dengan menggunakan transparent firewall, keamanan sebuah segmen jaringan pun dapat diperkuat, tanpa harus mengaplikasikan NAT Filter. Transparent Firewall menawarkan tiga buah keuntungan, yakni sebagai berikut:
* Konfigurasi yang mudah (bahkan beberapa produk mengklaim sebagai "Zero Configuration"). Hal ini memang karena transparent firewall dihubungkan secara langsung dengan jaringan yang hendak diproteksinya, dengan memodifikasi sedikit atau tanpa memodifikasi konfigurasi firewall tersebut. Karena ia bekerja pada data-link layer, pengubahan alamat IP pun tidak dibutuhkan. Firewall juga dapat dikonfigurasikan untuk melakukan segmentasi terhadap sebuah subnet jaringan antara jaringan yang memiliki keamanan yang rendah dan keamanan yang tinggi atau dapat juga untuk melindungi sebuah host, jika memang diperlukan.
* Kinerja yang tinggi. Hal ini disebabkan oleh firewall yang berjalan dalam lapisan data-link lebih sederhana dibandingkan dengan firewall yang berjalan dalam lapisan yang lebih tinggi. Karena bekerja lebih sederhana, maka kebutuhan pemrosesan pun lebih kecil dibandingkan dengan firewall yang berjalan pada lapisan yang tinggi, dan akhirnya performa yang ditunjukannya pun lebih tinggi.
* Tidak terlihat oleh pengguna (''stealth''). Hal ini memang dikarenakan Transparent Firewall bekerja pada lapisan data-link, dan tidak membutuhkan alamat IP yang ditetapkan untuknya (kecuali untuk melakukan manajemen terhadapnya, jika memang jenisnya ''managed firewall''). Karena itulah, transparent firewall tidak dapat terlihat oleh para penyerang. Karena tidak dapat diraih oleh penyerang (tidak memiliki alamat IP), penyerang pun tidak dapat menyerangnya.

{{network-stub}}

[[Kategori:Istilah teknologi informasi dalam bahasa Inggris]]
[[Kategori:Keamanan jaringan]]
[[Kategori:Keamanan data]]

[[ar:جدار ناري]]
[[bg:Защитна стена]]
[[bn:ফায়ারওয়াল (কম্পিউটার নেটওয়ার্কিং)]]
[[bs:Hardverski firewall]]
[[ca:Tallafocs]]
[[cs:Firewall]]
[[da:Firewall]]
[[de:Firewall]]
[[el:Firewall]]
[[en:Firewall (computing)]]
[[eo:Fajroŝirmilo]]
[[es:Cortafuegos (informática)]]
[[et:Tulemüür (informaatika)]]
[[eu:Suebaki (informatika)]]
[[fa:فایروال]]
[[fi:Palomuuri]]
[[fr:Pare-feu (informatique)]]
[[gl:Devasa]]
[[he:חומת אש]]
[[hr:Sigurnosna stijena]]
[[hsb:Firewall]]
[[hu:Tűzfal (számítástechnika)]]
[[it:Firewall]]
[[ja:ファイアーウォール]]
[[kk:Желіаралық қалқан]]
[[ko:방화벽 (네트워킹)]]
[[lb:Firewall]]
[[mk:Огнен ѕид]]
[[ml:ഫയര്‍വാള്‍]]
[[ms:Tembok api]]
[[nl:Firewall]]
[[no:Brannmur]]
[[pl:Zapora sieciowa]]
[[pt:Firewall]]
[[ro:Firewall]]
[[ru:Межсетевой экран]]
[[sh:Sigurnosna stena]]
[[simple:Firewall (networking)]]
[[sk:Firewall]]
[[sl:Požarni zid]]
[[sr:Заштитни зид]]
[[sv:Brandvägg]]
[[ta:ஃபயர்வால் (நெட்வொர்க்கிங்)]]
[[th:ไฟร์วอลล์]]
[[tr:Ateş duvarı]]
[[uk:Фаєрвол]]
[[ur:دیوارش]]
[[vi:Tường la (mng máy tính)]]
[[yi:פייער מויער]]
[[zh:防火 (计算机)]]
[[zh-min-nan:Hoé-piah]]


Packet-Filter Firewall
http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/thumb/5/58/Firewall-ContohAccessControl.png/200px-Firewall-ContohAccessControl.png
http://bits.wikimedia.org/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png
Contoh pengaturan akses (access control) yang diterapkan dalam firewall
Pada bentuknya yang paling sederhana, sebuah firewall adalah sebuah router atau komputer yang dilengkapi dengan dua buah NIC (Network Interface Card, kartu antarmuka jaringan) yang mampu melakukan penapisan atau penyaringan terhadap paket-paket yang masuk. Perangkat jenis ini umumnya disebut dengan packet-filtering router.
Firewall jenis ini bekerja dengan cara membandingkan alamat sumber dari paket-paket tersebut dengan kebijakan pengontrolan akses yang terdaftar dalam Access Control List firewall, router tersebut akan mencoba memutuskan apakah hendak meneruskan paket yang masuk tersebut ke tujuannya atau menghentikannya. Pada bentuk yang lebih sederhana lagi, firewall hanya melakukan pengujian terhadap alamat IP atau nama domain yang menjadi sumber paket dan akan menentukan apakah hendak meneruskan atau menolak paket tersebut. Meskipun demikian, packet-filtering router tidak dapat digunakan untuk memberikan akses (atau menolaknya) dengan menggunakan basis hak-hak yang dimiliki oleh pengguna.
http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/thumb/1/16/Firewall-PacketFilteringFirewall.png/200px-Firewall-PacketFilteringFirewall.png
http://bits.wikimedia.org/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png
Cara kerja packet filter firewall
Packet-filtering router juga dapat dikonfigurasikan agar menghentikan beberapa jenis lalu lintas jaringan dan tentu saja mengizinkannya. Umumnya, hal ini dilakukan dengan mengaktifkan/menonaktifkan port TCP/IP dalam sistem firewall tersebut. Sebagai contoh, port 25 yang digunakan oleh Protokol SMTP (Simple Mail Transfer Protocol) umumnya dibiarkan terbuka oleh beberapa firewall untuk mengizinkan surat elektronik dari Internet masuk ke dalam jaringan privat, sementara port lainnya seperti port 23 yang digunakan oleh Protokol Telnet dapat dinonaktifkan untuk mencegah pengguna Internet untuk mengakses layanan yang terdapat dalam jaringan privat tersebut. Firewall juga dapat memberikan semacam pengecualian (exception) agar beberapa aplikasi dapat melewati firewall tersebut. Dengan menggunakan pendekatan ini, keamanan akan lebih kuat tapi memiliki kelemahan yang signifikan yakni kerumitan konfigurasi terhadap firewall: daftar Access Control List firewall akan membesar seiring dengan banyaknya alamat IP, nama domain, atau port yang dimasukkan ke dalamnya, selain tentunya juga exception yang diberlakukan.
Circuit Level Gateway
http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/thumb/c/c3/Firewall-CircuitLevelFirewall.png/200px-Firewall-CircuitLevelFirewall.png
http://bits.wikimedia.org/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png
Cara kerja circuit level firewall
Firewall jenis lainnya adalah Circuit-Level Gateway, yang umumnya berupa komponen dalam sebuah proxy server. Firewall jenis ini beroperasi pada level yang lebih tinggi dalam model referensi tujuh lapis OSI (bekerja pada lapisan sesi/session layer) daripada Packet Filter Firewall. Modifikasi ini membuat firewall jenis ini berguna dalam rangka menyembunyikan informasi mengenai jaringan terproteksi, meskipun firewall ini tidak melakukan penyaringan terhadap paket-paket individual yang mengalir dalam koneksi.
Dengan menggunakan firewall jenis ini, koneksi yang terjadi antara pengguna dan jaringan pun disembunyikan dari pengguna. Pengguna akan dihadapkan secara langsung dengan firewall pada saat proses pembuatan koneksi dan firewall pun akan membentuk koneksi dengan sumber daya jaringan yang hendak diakses oleh pengguna setelah mengubah alamat IP dari paket yang ditransmisikan oleh dua belah pihak. Hal ini mengakibatkan terjadinya sebuah sirkuit virtual (virtual circuit) antara pengguna dan sumber daya jaringan yang ia akses.
Firewall ini dianggap lebih aman dibandingkan dengan Packet-Filtering Firewall, karena pengguna eksternal tidak dapat melihat alamat IP jaringan internal dalam paket-paket yang ia terima, melainkan alamat IP dari firewall. Protokol yang populer digunakan sebagai Circuit-Level Gateway adalah SOCKS v5.
Application Level Firewall
http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/thumb/a/aa/Firewall-ApplicationLayerFirewall.png/200px-Firewall-ApplicationLayerFirewall.png
http://bits.wikimedia.org/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png
Application Level Firewall (disebut juga sebagai application proxy atau application level gateway)
Firewall jenis lainnya adalah Application Level Gateway (atau Application-Level Firewall atau sering juga disebut sebagai Proxy Firewall), yang umumnya juga merupakan komponen dari sebuah proxy server. Firewall ini tidak mengizinkan paket yang datang untuk melewati firewall secara langsung. Tetapi, aplikasi proxy yang berjalan dalam komputer yang menjalankan firewall akan meneruskan permintaan tersebut kepada layanan yang tersedia dalam jaringan privat dan kemudian meneruskan respons dari permintaan tersebut kepada komputer yang membuat permintaan pertama kali yang terletak dalam jaringan publik yang tidak aman.
Umumnya, firewall jenis ini akan melakukan autentikasi terlebih dahulu terhadap pengguna sebelum mengizinkan pengguna tersebut untuk mengakses jaringan. Selain itu, firewall ini juga mengimplementasikan mekanisme auditing dan pencatatan (logging) sebagai bagian dari kebijakan keamanan yang diterapkannya. Application Level Firewall juga umumnya mengharuskan beberapa konfigurasi yang diberlakukan pada pengguna untuk mengizinkan mesin klien agar dapat berfungsi. Sebagai contoh, jika sebuah proxy FTP dikonfigurasikan di atas sebuah application layer gateway, proxy tersebut dapat dikonfigurasikan untuk mengizinlan beberapa perintah FTP, dan menolak beberapa perintah lainnya. Jenis ini paling sering diimplementasikan pada proxy SMTP sehingga mereka dapat menerima surat elektronik dari luar (tanpa menampakkan alamat e-mail internal), lalu meneruskan e-mail tersebut kepada e-mail server dalam jaringan. Tetapi, karena adanya pemrosesan yang lebih rumit, firewall jenis ini mengharuskan komputer yang dikonfigurasikan sebagai application gateway memiliki spesifikasi yang tinggi, dan tentu saja jauh lebih lambat dibandingkan dengan packet-filter firewall.
NAT Firewall
NAT (Network Address Translation) Firewall secara otomatis menyediakan proteksi terhadap sistem yang berada di balik firewall karena NAT Firewall hanya mengizinkan koneksi yang datang dari komputer-komputer yang berada di balik firewall. Tujuan dari NAT adalah untuk melakukan multiplexing terhadap lalu lintas dari jaringan internal untuk kemudian menyampaikannya kepada jaringan yang lebih luas (MAN, WAN atau Internet) seolah-olah paket tersebut datang dari sebuah alamat IP atau beberapa alamat IP. NAT Firewall membuat tabel dalam memori yang mengandung informasi mengenai koneksi yang dilihat oleh firewall. Tabel ini akan memetakan alamat jaringan internal ke alamat eksternal. Kemampuan untuk menaruh keseluruhan jaringan di belakang sebuah alamat IP didasarkan terhadap pemetaan terhadap port-port dalam NAT firewall.
Stateful Firewall
http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/thumb/0/08/Firewall-StatefulFirewall.png/200px-Firewall-StatefulFirewall.png
http://bits.wikimedia.org/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png
Cara kerja stateful firewall
Stateful Firewall merupakan sebuah firewall yang menggabungkan keunggulan yang ditawarkan oleh packet-filtering firewall, NAT Firewall, Circuit-Level Firewall dan Proxy Firewall dalam satu sistem. Stateful Firewall dapat melakukan filtering terhadap lalu lintas berdasarkan karakteristik paket, seperti halnya packet-filtering firewall, dan juga memiliki pengecekan terhadap sesi koneksi untuk meyakinkan bahwa sesi koneksi yang terbentuk tersebut diizinlan. Tidak seperti Proxy Firewall atau Circuit Level Firewall, Stateful Firewall umumnya didesain agar lebih transparan (seperti halnya packet-filtering firewall atau NAT firewall). Tetapi, stateful firewall juga mencakup beberapa aspek yang dimiliki oleh application level firewall, sebab ia juga melakukan inspeksi terhadap data yang datang dari lapisan aplikasi (application layer) dengan menggunakan layanan tertentu. Firewall ini hanya tersedia pada beberapa firewall kelas atas, semacam Cisco PIX. Karena menggabungkan keunggulan jenis-jenis firewall lainnya, stateful firewall menjadi lebih kompleks.
Virtual Firewall
Virtual Firewall adalah sebutan untuk beberapa firewall logis yang berada dalam sebuah perangkat fisik (komputer atau perangkat firewall lainnya). Pengaturan ini mengizinkan beberapa jaringan agar dapat diproteksi oleh sebuah firewall yang unik yang menjalankan kebijakan keamanan yang juga unik, cukup dengan menggunakan satu buah perangkat. Dengan menggunakan firewall jenis ini, sebuah ISP (Internet Service Provider) dapat menyediakan layanan firewall kepada para pelanggannya, sehingga mengamankan lalu lintas jaringan mereka, hanya dengan menggunakan satu buah perangkat. Hal ini jelas merupakan penghematan biaya yang signifikan, meski firewall jenis ini hanya tersedia pada firewall kelas atas, seperti Cisco PIX 535.
Transparent Firewall
Transparent Firewall (juga dikenal sebagai bridging firewall) bukanlah sebuah firewall yang murni, tetapi ia hanya berupa turunan dari stateful Firewall. Daripada firewall-firewall lainnya yang beroperasi pada lapisan IP ke atas, transparent firewall bekerja pada lapisan Data-Link Layer, dan kemudian ia memantau lapisan-lapisan yang ada di atasnya. Selain itu, transparent firewall juga dapat melakukan apa yang dapat dilakukan oleh packet-filtering firewall, seperti halnya stateful firewall dan tidak terlihat oleh pengguna (karena itulah, ia disebut sebagai Transparent Firewall).
Intinya, transparent firewall bekerja sebagai sebuah bridge yang bertugas untuk menyaring lalu lintas jaringan antara dua segmen jaringan. Dengan menggunakan transparent firewall, keamanan sebuah segmen jaringan pun dapat diperkuat, tanpa harus mengaplikasikan NAT Filter. Transparent Firewall menawarkan tiga buah keuntungan, yakni sebagai berikut:
  • Konfigurasi yang mudah (bahkan beberapa produk mengklaim sebagai "Zero Configuration"). Hal ini memang karena transparent firewall dihubungkan secara langsung dengan jaringan yang hendak diproteksinya, dengan memodifikasi sedikit atau tanpa memodifikasi konfigurasi firewall tersebut. Karena ia bekerja pada data-link layer, pengubahan alamat IP pun tidak dibutuhkan. Firewall juga dapat dikonfigurasikan untuk melakukan segmentasi terhadap sebuah subnet jaringan antara jaringan yang memiliki keamanan yang rendah dan keamanan yang tinggi atau dapat juga untuk melindungi sebuah host, jika memang diperlukan.
  • Kinerja yang tinggi. Hal ini disebabkan oleh firewall yang berjalan dalam lapisan data-link lebih sederhana dibandingkan dengan firewall yang berjalan dalam lapisan yang lebih tinggi. Karena bekerja lebih sederhana, maka kebutuhan pemrosesan pun lebih kecil dibandingkan dengan firewall yang berjalan pada lapisan yang tinggi, dan akhirnya performa yang ditunjukannya pun lebih tinggi.
  • Tidak terlihat oleh pengguna (stealth). Hal ini memang dikarenakan Transparent Firewall bekerja pada lapisan data-link, dan tidak membutuhkan alamat IP yang ditetapkan untuknya (kecuali untuk melakukan manajemen terhadapnya, jika memang jenisnya managed firewall). Karena itulah, transparent firewall tidak dapat terlihat oleh para penyerang. Karena tidak dapat diraih oleh penyerang (tidak memiliki alamat IP), penyerang pun tidak dapat menyerangnya.

Readmore »

jenis jenis linux

Debian Linux dan Redhat Linux

1. Debian Linux

Debian merupakan jenis linux yang kurang terkenal, namun banyak penggunanya dari kalangan teknis. Merreka puas karena kestabilannya. Selain itu, format paket programnya yang menggunakan DEB dianggap lebih stabil dari pada RPM oleh kalangan teknis.Walaupun kurang terkenal, namun banyak digunakan oleh kalangan expert.versi terakhir yang dirilis tahun 1999 adalah 2.1. Dibandingkan dengan linux yang lainnya, Debian termasuk kurang dalam meng-update proramnya. Namun pihak debian telah sukses besar dengan proyeknya, yaitu pembuatan distribusi linux yang baru yang ditujukan bagi end-User, yang sangat familiar dalam penggunaannya. Debian juga sudah menggunakan metode autodetect untuk penggunaan peripheral pada komputer. Proyek ini nantinya terkenal dengan nama Corel Linux. Situs dari linux debian dapat anda lihat di Http://www.debian.org.

Dan pada saat ini debian linux telah mencapai versi 4.1 yang dapat anda lihat di website yang ada di atas. dan juga kecepatan dan keguanaan dari debian ini sudah sangat optimal jika anda ingin menggunakannya. Sangat cocok digunakan buat server atau komputer yang akan di jadikan admin dalam sebuah perusahaan komputer.

2. Redhat Linux

Redhat Linux merupakan linuxyang paling popular di Indonesia dan Amerika, dan dirancang khusus untuk server. Redhat diakui sebagai server tercepat dibandingkan dengan linux server lainnya. Selain sebagai server tercepat, Redhat juga dapat digunakan sebagai clientmaupun sebagai PC desktop/PC standolone. Saat ini redhat sudah beredar dengan versi 9.0 yang dapat menggunakan desktop Genome dan juga KDE.

Kelebihan lain yang dimiliki oleh Redhat linux adalah kemudahan dalam hal installasinya. Ini merupakan revolusioner Linux. pada saat linux lainnya membuat pengguna awalnya putus asa, Redhat hadir dengan prosedur installasi termudah pada masanya.

Hal revolusioner lainnya adalah bahwa Redhat linux menciptakan format paket program RPM yang menjadi standar baku file binner pada Linux, yang kemudian digunakan oleh linux lainnya seperti SuSE, Mandrake, dan Caldera. anda bisa membeli CD aslinya, ataupun men-download programnya secara langsung di http://www.redhat.com/

3. Mandrake Linux

Mandrake Linux adalah saudara muda dari Redhat Linux, karna keduanya merupakan satu tempat produksi. Bila redhat direkomendasikan sebagai server, maka mandrake dijadikan sebagai client yan handal, dan diutamakan mengunakan Processor Pentium. Meskipun demikian tidak menutup kemungkinan penggunaan mandrake sebagai server yang handal juga.

Tujuan awal dari diciptakannya Mandrake Linux adalah untuk mempermudah penggunanya dalam melakukan installasi dan penggunaan Linux itu sendiri. Sebelum keluarnya Corel Linu, Mandrake merupakan distribusi linux yang paling familiar. Jika Redhat keluar desktop manaer menggunakan Gnome, maka inux Mandrake keluar dengan desktop manager KDE buatan SuSE Jerman. saat ini Mandrake Linux sudah keluar dengan versi 10.0. Dan anda juga tidak hanya dapat menggunakan desktop KDE saja, akan tetapi anda juga dapat menggunakan Gnome desktop sehingga pengguna yang tidak dapat menggunakan desktop KDE dapatmenggunakan desktop Gnome atau sebaliknya.

Untuk lebih lengkap tenyang informasi dan juga produk dari linux Mandrake ini anda dapat mengunjungi website yang ada yaitu di http://Linux mandrake.com/

4. Caldera Linux

Caldera Linux merupakan salah satu jenis linux yang dirancan untuk mempermudah pemakaian bagi penggunanya. Caldera sendiri dirancang dengan tampilan keseluruhan dengan grafis. Sejak saat kita melakukan penginstallan linux Caldera ini, hingga kita melakukan Setting Hardware semuanya dilakukan dengan tampilan grafis. yang mengagumkan dari Linux Caldera ini adalah pada saat kita melakukan penginstallan Linux Caldera ini, kita disuguhi game tetris untuk mengisi waktu yang luang, sambil menunggu transfer prigram yang berjalan.

Selain itu Caldera merupakan jenis linux yang pertama yang menggunakan Auto-Detect Hardware ( seperti plug and play pada Mac). Untuk penjelasan yang lebih lengkap dan juga informasi yang akurat anda dapat melihat di situs http://caldera-system.com/

5. Slackware Linux

Slackware adalah distribusi linux yang pertama, yang pernah mengalami masa kejayaan ketika baru sedikit orang yang mengenal Linux. Bagi pengguna Linux senior, slackware merupakan suatu distribusi Linux yang penuh dengan tantangan. Slackware hadir dengan model yang sangat sederhana, tidak seperti distribusi linux yang lainnya. Slackware merupakan distribusi linux yang murni, dlam arti penampilannya yang sangat mirip dengan UNIX (UNIX Clone), sehingga membuat penggunanya merasa seperti menggunakan UNIX murni.

bagi mereka yang menginginkan tantangan dan ingin menjadi Linuxer handal, atau yang sering dikenal dengan sysadmin, slackware merupakan jawabannya. Anda tidak akan pernah mendapatkan kemudahan seperti halnyajika kita menggunakan distribusi linux yang lainnya karena slackware semuanya serba manual dan tanpa grafik. Versi terbaru dari slackware yang diketahui oleh penulis adalah versi 7.1. Anda bisa mengetahui tentang perkembangan slackware linux ini dengan mengunjungi situs http://slackware.org/

6. SuSE Linux

Jika Redhat adalah Jenis Linux yang paling populer di Amerika dan di Indonesia, maka SuSE Linux adalah Linux yang paling banyak digunakan oleh negara-negara di Eropa. SuSE dilengkapi dengan Desktop Manager yang dikenal dengan KDE. Selain itu juga dilengkapi tools untuk central setting yang bernama YaST (Yet another Settup Tools) yang sangat mudah digunakan untuk konfigurasi sistem internal dan jaringan serta security.

Yang paling dibanggakan dari distro ini adalah kelengkapan program aplikasinya. Jika membeli Linux SuSE seharga USD 50,00, Anda akan mendapat 5 CD program dan 1 CD source. Jadi anda tidak perlu lagi repot-repot mendownload program lainnya. Salah satu program terkenal yang disertakan adalah Saint (program untuk meneliti ceah kelemahan sistem) dan VMWare (program emulator yang berguna menjalankan sistem operasi lainnya seperti: Windows 9.x, Windows 2000, windows NT, OS, Novel, dan Lainnya). Satu lagi adalah program Beowulf, suatu proyek eksperimen gabungan Universitas di Jerman untuk membuat super komputer yang menggabungkan 1000 CPU menjadi 1 server yang tercepet yang pernah ada. Proyek ini juga dibuat di NASA- Amerika Serikat, untuk kepentingan pemetaan luar angkasa. Saat ini SuSE telah hadir dengan Versi 7.0 yang benar-benar berorientasi grafis, memmulai dari instalasi sampai dengan prosedur konfigurasinya.

Yang membanggaka, SuSE adalah jenis Linux pertama yang menyertakan bahasa Indonesia dan pilihan bahasa yang digunakan dalam sistem Operasi Linux. Pembuatan Dokumentasinya dipimpim oleh I Made Wiryana. Untuk keterangan lebih lanjut anda dapat melihat di situsnya di http://www.suse.de, atau di http://www.suse.com

7. Corel Linux

Corel Linux merupakan salah satu sistem operasi berbasis Linux yang dibuat oleh salah satu distribusi Linux, yaitu Debian. Corel Linux sama seperti Linux lainnya, mendukung sistem operasi sistem open source dibawah naunan GNU. Corel Linux dapat anda beli Via internet dengan harga yang sangat terjangkau, jauh dari harga linux OS lainnya.

Corel Linux dapat langsung diinstal dengan atau tanpa sistem operasi yang lain. Corel Linux juga bisa diinstall pada partisi dan file sistem windows, yang menjadikan Corel Linux seolah-olah adalah program aplikasi Windows.

slah satu yang menarik dari Corel Linux adalah Semuanya serba grafis. Corel Linux juga dirancang sebagai end-User. Pada Corel Linux semuaya serba grafi, dimulai pada saat prosedur Instalasi hingga boot sistem. Anda tidak akan menemukan basis text seperti yang ada di Linux lainnya, atau juga windows yang masih basis text. Dicorel Linux semuanya serbadisederhanakan. bahkan sampai pada setting jaringanpun lebih mudah dari pada setting jaringan pada Windows.

Akan tatapi ada sedikit kekurangan pada Corel Linux ini, terutama bagi pengguna yang sudah mahir. Mereka akan binging dengan tampilan yang serba grafis yang diberikan oleh Corel Linux. Untuk Informasi yang lebih detail anda dapat mengunjugi di situsnya yaitu di http://www.linux.corel.com

8. Turbo Linux

Turbo Linux adalah Linux yang terkenal dan populer di Asia. Bahkan di Jepang dan Cina pun Linux ini terkenal, Turbo Linux menduduki peringkat pertama distribusi linux pilihan. Turbo Linux dibuat dari berbagai under Linux/UNIX, baik komersial maupun freeware untuk kepentingan jaringan skala besa. Pihak vendor mengklaim pihak mereka sebagai Linux tercepat saat ini dengan backup dari perusahaa-perusahaan terkemuka saat ini, seperti: Compaq, Dell, Fujitsu, Intel, NEC, Tishiba, Novel, dan SCO. Seperti dengan SuSE, Tuurbo Linux mengkhususkan diri di bidang clustering computer, setara dengan super komputer di Jerman untuk kepentingan jaringan di China dan Jepang. Bahkan di China, Turbo Linux diadaptasi sebagai sistem komputer utama mereka, dan dimasyarakatkan dalam bahasa China kepada masyarakatnya guna menyaingi dominasi dari Microsoft. Untuk jelas anda dapat melihat situs Turbo Linux di http://www.turbolinux.com.

9. Ubuntu Linux

Linux Ubuntu adalah salah satu dari jenis Linux yang ada di dunia. Ubuntu Linux merupakan sebuah distro baru yang langsung mendapatkan tempat dihati para pengguna Linux khususnya bagi para Debian mania. Bagaimana tidak Ubuntu memiliki lebih banyak kelebihan dibandingkan debian sendiri. Ubuntu menawarkan semua kelebihan yang dimiliki oleh Debian ditambah dengan update berkala setiap 3 bulan, dukungan komunitas yang sangat banyak, dukungan dana yang melimpah, bahkan anda bisa mendapatkan CD Installernya secara gratis. Ubuntu adalah sebuah kata kuno dari Africa yang berarti “Humanity towards other” yang kurang lebih artinya adalah kemanusian untuk membantu yang lain. Tujuan dari proyek ini adalah menciptakan sebuah Sistem Operasi Desktop yang gratis dengan dukungan aplikasi serta dokumentasinya. Project ini disponsori oleh Canonical Ltd.

Ubuntu berbasiskan GNOME dan bagi anda yang lebih menyukai KDE anda bisa memilih Kubuntu Linux. Walaupun tampilan kedua distro ini berbeda tapi keduanya sama-sama keluar dari “pabrik” yang sama dan tentu saja kedua distro ini mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing. Kalau anda lebih menyukai tampilan dengan ciri khas “Mac OS” anda bisa memakai Ubuntu tapi apabila anda lebih menyukai tampilan yang “agak” mirip dengan Windows [bahkan menurut saya lebih bagus dari Windows] anda bisa memakai Kubuntu tapi kalau anda hanya ingin menjadikan komputer anda sebagai server anda bisa memakai salah satu dari keduanya karena pada dasarnya “base system” keduanya sama [hanya berbeda Desktop Manager dan tambahan aplikasinya saja].

[K]Ubuntu Linux hadir dalam 2 versi yaitu versi LiveCD dan versi Install. Anda bisa memakai versi LiveCD kalau anda tidak ingin menginstallnya kedalam Komputer, cukup masukan LiveCD tersebut kedalam CD-ROM Drive anda, booting dari CD-ROM Drive maka anda sudah dapat menikmati Linux. Tentu saja LiveCD ini mempunyai banyak batasan karena semua perubahan pada konfigurasi yang anda buat akan langsung hilang ketika komputer dimatikan dan tentu saja flexibilitas LiveCD ini akan sangat jauh apabila dibandingkan dengan versi Installnya. [K]Ubuntu Linux ini juga hadir dalam 3 Arsitektur komputer yaitu : Intel x86, PowerPC dan AMD64. Kini Ubuntu telah hadir dengan versi terbarunya yaitu versi 7.4 yang dikeluarkan tepatnya tanggal 19 April 2007 dan menurut kabar yang saya dapatkan bahwa versi terbarunya lagi yaitu 7.10 akan di rilis pada tanggal 18 oktober 2007. untuk lebih lanjutnya anda dapat lihat di www.ubuntu.com atau di www.canonical.com dan juga di www.wikipedia.com
Readmore »

Unix Like

Unix Like
Unix is almost 35 year old Os.
In 1964 OS called MULTICS (Multiplexed Information and Computing System) was developed by Bell Labs, MIT & General Electric. But this OS was not the successful one.

Then Ken Thompson (System programmer of Bell Labs) thinks he could do better (In 1991, Linus Torvalds felt he could do better than Minix - History repeats itself.). So Ken Thompson wrote OS on PDP - 7 Computer, assembler and few utilities, this is know as Unix (1969). But this version of Unix is not portable. Then Unix was rewrote in C. Because Unix written in 'C', it is portable. It means Unix can run on verity of Hardware platform (1970-71).
At the same time Unix was started to distribute to Universities. There students and professor started more experiments on Unix. Because of this Unix gain more popularity, also several new features are added to Unix. Then US govt. & military uses Unix for there inter-network (now it is know as INTERNET).
So Unix is Multi-user, Multitasking, Internet-aware Network OS. Linux almost had same Unix Like feature for e.g.
• Like Unix, Linux is also written is C.
• Like Unix, Linux is also the Multi-user/Multitasking/32 or 64 bit Network OS.
• Like Unix, Linux is rich in Development/Programming environment.
• Like Unix, Linux runs on different hardware platform; for e.g.
o Intel x86 processor (Celeron/PII/PIII/PIV/Old-Pentiums/80386/80486)
o Macintosh PC's
o Cyrix processor
o AMD processor
o Sun Microsystems Sparc processor
o Alpha Processor (Compaq)
Open Source
Linux is developed under the GNU Public License. This is sometimes referred to as a "copyleft", to distinguish it from a copyright.
Under GPL the source code is available to anyone who wants it, and can be freely modified, developed, and so forth. There are only a few restrictions on the use of the code. If you make changes to the programs , you have to make those changes available to everyone. This basically means you can't take the Linux source code, make a few changes, and then sell your modified version without making the source code available. For more details, please visit the open-source home page.
Common vi editor command list
For this Purpose Use this vi Command Syntax
To insert new text esc + i ( You have to press 'escape' key then 'i')
To save file esc + : + w (Press 'escape' key then 'colon' and finally 'w')
To save file with file name (save as) esc + : + w "filename"
To quit the vi editor esc + : + q
To quit without saving esc + : + q!
To save and quit vi editor esc + : + wq
To search for specified word in forward direction esc + /word (Press 'escape' key, type /word-to-find, for e.g. to find word 'shri', type as
/shri)
To continue with search n
To search for specified word in backward direction esc + ?word (Press 'escape' key, type word-to-find)
To copy the line where cursor is located esc + yy
To paste the text just deleted or copied at the cursor esc + p
To delete entire line where cursor is located esc + dd
To delete word from cursor position esc + dw
To Find all occurrence of given word and Replace then globally without confirmation esc + :$s/word-to-find/word-to-replace/g
For. e.g. :$s/mumbai/pune/g
Here word "mumbai" is replace with "pune"

To Find all occurrence of given word and Replace then globally with confirmation esc + :$s/word-to-find/word-to-replace/cg
To run shell command like ls, cp or date etc within vi esc + :!shell-command

For e.g. :!pwd
How Shell Locates the file
To run script, you need to have in the same directory where you created your script, if you are in different directory your script will not run (because of path settings), For e.g.. Your home directory is ( use $ pwd to see current working directory) /home/vivek. Then you created one script called 'first', after creation of this script you moved to some other directory lets say /home/vivek/Letters/Personal, Now if you try to execute your script it will not run, since script 'first' is in /home/vivek directory, to overcome this problem there are two ways first, specify complete path of your script when ever you want to run it from other directories like giving following command
$ /bin/sh /home/vivek/first


Now every time you have to give all this detailed as you work in other directory, this take time and you have to remember complete path.
There is another way, if you notice that all of our programs (in form of executable files) are marked as executable and can be directly executed from prompt from any directory. (To see executables of our normal program give command $ ls -l /bin ) By typing commands like
$ bc
$ cc myprg.c
$ cal
etc, How its possible? All our executables files are installed in directory called /bin and /bin directory is set in your PATH setting, Now when you type name of any command at $ prompt, what shell do is it first look that command in its internal part (called as internal command, which is part of Shell itself, and always available to execute), if found as internal command shell will execute it, If not found It will look for current directory, if found shell will execute command from current directory, if not found, then Shell will Look PATH setting, and try to find our requested commands executable file in all of the directories mentioned in PATH settings, if found it will execute it, otherwise it will give message "bash: xxxx :command not found", Still there is one question remain can I run my shell script same as these executables?, Yes you can, for this purpose create bin directory in your home directory and then copy your tested version of shell script to this bin directory. After this you can run you script as executable file without using command like
$ /bin/sh /home/vivek/first
Command to create you own bin directory.
$ cd
$ mkdir bin
$ cp first ~/bin
$ first
Each of above commands can be explained as follows:
Each of above command Explanation
$ cd Go to your home directory
$ mkdir bin Now created bin directory, to install your own shell script, so that script can be run as independent program or can be accessed from any directory
$ cp first ~/bin copy your script 'first' to your bin directory
$ first Test whether script is running or not (It will run)

Answer to Variable sections exercise
Q.1.How to Define variable x with value 10 and print it on screen.
$ x=10
$ echo $x

Q.2.How to Define variable xn with value Rani and print it on screen
For Ans. Click here
$ xn=Rani
$ echo $xn

Q.3.How to print sum of two numbers, let's say 6 and 3
$ echo 6 + 3
This will print 6 + 3, not the sum 9, To do sum or math operations in shell use expr, syntax is as follows
Syntax: expr op1 operator op2
Where, op1 and op2 are any Integer Number (Number without decimal point) and operator can be
+ Addition
- Subtraction
/ Division
% Modular, to find remainder For e.g. 20 / 3 = 6 , to find remainder 20 % 3 = 2, (Remember its integer calculation)
\* Multiplication
$ expr 6 + 3
Now It will print sum as 9 , But
$ expr 6+3
will not work because space is required between number and operator (See Shell Arithmetic)

Q.4.How to define two variable x=20, y=5 and then to print division of x and y (i.e. x/y)
For Ans. Click here
$x=20
$ y=5
$ expr x / y

Q.5.Modify above and store division of x and y to variable called z
For Ans. Click here
$ x=20
$ y=5
$ z=`expr x / y`
$ echo $z
Q.6.Point out error if any in following script
$ vi variscript
#
#
# Script to test MY knolwdge about variables!
#
myname=Vivek
myos = TroubleOS -----> ERROR 1
myno=5
echo "My name is $myname"
echo "My os is $myos"
echo "My number is myno, can you see this number" ----> ERROR 2
Following script should work now, after bug fix!
$ vi variscript
#
#
# Script to test MY knolwdge about variables!
#
myname=Vivek
myos=TroubleOS
myno=5
echo "My name is $myname"
echo "My os is $myos"
echo "My number is $myno, can you see this number"
Parameter substitution.
Now consider following command
$($ echo 'expr 6 + 3')
The command ($ echo 'expr 6 + 3') is know as Parameter substitution. When a command is enclosed in backquotes, the command get executed and we will get output. Mostly this is used in conjunction with other commands. For e.g.
$pwd
$cp /mnt/cdrom/lsoft/samba*.rmp `pwd`
Now suppose we are working in directory called "/home/vivek/soft/artical/linux/lsst" and I want to copy some samba files from "/mnt/cdrom/lsoft" to my current working directory, then my command will be something like
$cp /mnt/cdrom/lsoft/samba*.rmp /home/vivek/soft/artical/linux/lsst
Instead of giving above command I can give command as follows
$cp /mnt/cdrom/lsoft/samba*.rmp `pwd`
Here file is copied to your working directory. See the last Parameter substitution of `pwd` command, expand it self to /home/vivek/soft/artical/linux/lsst. This will save my time.
$cp /mnt/cdrom/lsoft/samba*.rmp `pwd`

Future Point: What is difference between following two command?
$cp /mnt/cdrom/lsoft/samba*.rmp `pwd`

A N D

$cp /mnt/cdrom/lsoft/samba*.rmp .


Try to note down output of following Parameter substitution.
$echo "Today date is `date`"
$cal > menuchoice.temp.$$
$dialog --backtitle "Linux Shell Tutorial" --title "Calender" --infobox "`cat menuchoice.temp.$$`" 9 25 ; read
Answer to if command.
A) There is file called foo, on your disk and you give command, $ ./trmfi foo what will be output.
Ans.: foo file will be deleted, and message "foo file deleted" on screen will be printed.
B) If bar file not present on your disk and you give command, $ ./trmfi bar what will be output.
Ans.: Message "rm: cannot remove `bar': No such file or directory" will be printed because bar file does not exist on disk and we have called rm command, so error from rm commad
C) And if you type $ ./trmfi, What will be output.
Ans.: Following message will be shown by rm command, because rm is called from script without any parameters.
rm: too few arguments
Try `rm --help' for more information.
Answer to Variables in Linux.
1) If you want to print your home directory location then you give command:
(a) $ echo $HOME
or
(b) $ echo HOME
Which of the above command is correct & why?
Ans.: (a) command is correct, since we have to print the contains of variable (HOME) and not the HOME. You must use $ followed by variable name to print variables cotaines.

Answer to Process Section.
1) Is it example of Multitasking?
Ans.: Yes, since you are running two process simultaneously.
2) How you will you find out the both running process (MP3 Playing & Letter typing)?
Ans.: Try $ ps aux or $ ps ax | grep process-you-want-to-search
3) "Currently only two Process are running in your Linux/PC environment", Is it True or False?, And how you will verify this?
Ans.: No its not true, when you start Linux Os, various process start in background for different purpose. To verify this simply use top or ps aux command.
4) You don't want to listen music (MP3 Files) but want to continue with other work on PC, you will take any of the following action:
1. Turn off Speakers
2. Turn off Computer / Shutdown Linux Os
3. Kill the MP3 playing process
4. None of the above
Ans.: Use action no. 3 i.e. kill the MP3 process.
Tip: First find the PID of MP3 playing process by issuing command:
$ ps ax | grep mp3-process-name
Then in the first column you will get PID of process. Kill this PID to end the process as:
$ kill PID
Or you can try killall command to kill process by name as follows:
$ killall mp3-process-name
Linux Console (Screen)
How can I write colorful message on Linux Console? , mostly this kind of question is asked by newcomers (Specially those who are learning shell programming!). As you know in Linux everything is considered as a file, our console is one of such special file. You can write special character sequences to console, which control every aspects of the console like Colors on screen, Bold or Blinking text effects, clearing the screen, showing text boxes etc. For this purpose we have to use special code called escape sequence code. Our Linux console is based on the DEC VT100 serial terminals which support ANSI escape sequence code.
What is special character sequence and how to write it to Console?
By default what ever you send to console it is printed as its. For e.g. consider following echo statement,
$ echo "Hello World"
Hello World
Above echo statement prints sequence of character on screen, but if there is any special escape sequence (control character) in sequence , then first some action is taken according to escape sequence (or control character) and then normal character is printed on console. For e.g. following echo command prints message in Blue color on console
$ echo -e "\033[34m Hello Colorful World!"
Hello Colorful World!

Above echo statement uses ANSI escape sequence (\033[34m), above entire string ( i.e. "\033[34m Hello Colorful World!" ) is process as follows
1) First \033, is escape character, which causes to take some action
2) Here it set screen foreground color to Blue using [34m escape code.
3) Then it prints our normal message Hello Colorful World! in blue color.
Note that ANSI escape sequence begins with \033 (Octal value) which is represented as ^[ in termcap and terminfo files of terminals and documentation.
You can use echo statement to print message, to use ANSI escape sequence you must use -e option (switch) with echo statement, general syntax is as follows
Syntax
echo -e "\033[escape-code your-message"
In above syntax you have to use\033[ as its with different escape-code for different operations. As soon as console receives the message it start to process/read it, and if it found escape character (\033) it moves to escape mode, then it read "[" character and moves into Command Sequence Introduction (CSI) mode. In CSI mode console reads a series of ASCII-coded decimal numbers (know as parameter) which are separated by semicolon (;) . This numbers are read until console action letter or character is not found (which determines what action to take). In above example
\033 Escape character
[ Start of CSI
34 34 is parameter
m m is letter (specifies action)
Following table show important list of such escape-code/action letter or character
Character or letter Use in CSI Examples
h Set the ANSI mode echo -e "\033[h"
l Clears the ANSI mode echo -e "\033[l"
m Useful to show characters in different colors or effects such as BOLD and Blink, see below for parameter taken by m. echo -e "\033[35m Hello World"
q Turns keyboard num lock, caps lock, scroll lock LED on or off, see below. echo -e "\033[2q"
s Stores the current cursor x,y position (col , row position) and attributes echo -e "\033[7s"
u Restores cursor position and attributes echo -e "\033[8u"
m understand following parameters
Parameter Meaning Example
0 Sets default color scheme (White foreground and Black background), normal intensity, no blinking etc.
1 Set BOLD intensity $ echo -e "I am \033[1m BOLD \033[0m Person"
I am BOLD Person
Prints BOLD word in bold intensity and next ANSI Sequence remove bold effect (\033[0m)
2 Set dim intensity $ echo -e "\033[1m BOLD \033[2m DIM \033[0m"
5 Blink Effect $ echo -e "\033[5m Flash! \033[0m"
7 Reverse video effect i.e. Black foreground and white background in default color scheme $ echo -e "\033[7m Linux OS! Best OS!! \033[0m"
11 Shows special control character as graphics character. For e.g. Before issuing this command press alt key (hold down it) from numeric key pad press 178 and leave both key; nothing will be printed. Now give --> command shown in example and try the above, it works. (Hey you must know extended ASCII Character for this!!!) $ press alt + 178
$ echo -e "\033[11m"
$ press alt + 178
$ echo -e "\033[0m"
$ press alt + 178
25 Removes/disables blink effect
27 Removes/disables reverse effect
30 - 37 Set foreground color
31 - RED
32 - Green
xx - Try to find yourself this left as exercise for you :-) $ echo -e "\033[31m I am in Red"
40 - 47 Set background color
xx - Try to find yourself this left as exercise for you :-) $ echo -e "\033[44m Wow!!!"
q understand following parameters
Parameters Meaning
0 Turns off all LEDs on Keyboard
1 Scroll lock LED on and others off
2 Num lock LED on and others off
3 Caps lock LED on and others off
Click here to see example of q command.
Click here to see example of m command.

Click here to see example of s and u command.
This is just quick introduction about Linux Console and what you can do using this Escape sequence. Above table does not contains entire CSI sequences. My up-coming tutorial series on C Programming Language will defiantly have entire story with S-Lang and curses (?). What ever knowledge you gain here will defiantly first step towards the serious programming using c. This much knowledge is sufficient for Shell Programming, now try the following exercise :-) I am Hungry give me More Programming Exercise & challenges! :-)

1) Write function box(), that will draw box on screen (In shell Script)
box (left, top, height, width)
For e.g. box (20,5,7,40)


Hint: Use ANSI Escape sequence
1) Use of 11 parameter to m
2) Use following for cursor movement
row;col H
or
rowl;col f

For e.g.
$ echo -e "\033[5;10H Hello"
$ echo -e "\033[6;10f Hi"
In Above example prints Hello message at row 5 and column 6 and Hi at 6th row and 10th Column.
Shell Built in Variables
Shell Built in Variables Meaning
$# Number of command line arguments. Useful to test no. of command line args in shell script.
$* All arguments to shell
$@ Same as above
$- Option supplied to shell
$$ PID of shell
$! PID of last started background process (started with &)
Readmore »

Daftar Post

translate

STATUS YM

sign in yahoo

kalkulator cinta

Love Calculator Javascript
+ =

widget from: modifikasi blog

 

Feeds

Automatic Created Playlist by www.autoplaylist.com
Make Your Own Mp3 & Video Playlist at www.autoplaylist.com
Powered By Blogger

bagai mana menurut anda blog saya?